SETELAH lama menjalin hubungan asmara tentu Anda dan pasangan ingin membawanya ke arah yang lebih serius menuju jenjang pernikahan. Namun keinginan untuk membina mahligai rumah tangga tak semudah membalikkan telapak tangan, ada beberapa proses yang harus dilalui. Melalui sebuah pernikahan, sepasang kekasih akan mendapatkan satus yang sah sebagai suami dan istri. Kendati demikian, tidak semua pasangan menikah karena kesepakatan bersama, ada beberapa pernikahan yang terjadi karena paksaan atau sebuah perjanjian kontrak.
Karena alasan itu, menurut berita yang dikutip dari Femalefirst, untuk menuju pernikahan yang sakral bukanlah perkara mudah dan dibutuhkan alasan kuat yang mendasarinya. Apa saja?
Sama-sama cinta
Meskipun alasan sama-sama cinta tidak selalu melandasi pasangan yang memutuskan untuk menikah, tapi tidak dapat dimungkiri bahwa rasa inilah yang mendominasi sebuah hubungan asmara.Melalui perasaan cinta, setiap pasangan memiliki alasan kuat untuk meresmikan hubungan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.
Komitmen
Seorang pria tidak akan mengajak wanita menjadi istrinya apabila dia tidak berani menyatakan komitmennya untuk berumahtangga. Sikap seorang pria matang seperti inilah yang selalu menjadi incaran para wanita yang memiliki keinginan untuk segera mengakhiri masa lajang.
Bagian dari kebudayaan
Upacara adat dalam pernikahan merupakan bagian dari kebudayaan. Bagi sebagian pasangan, mereka tidak akan melewatkan momen indah pernikahan tanpa dihiasi upacara adat dalam sebuah resepsi.Tetapi bila Anda dan pasangan sama-sama berasal dari dua kebudayaan yang berbeda, sebaiknya bahas rencana menggelar upacara adat tersebut agar tidak ada kesalahpahaman.
Membangun ikatan keluarga
Untuk membangun ikatan rumah tangga tidak dapat dilakukan seorang diri, karena sebuah keluarga yang harmonis terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Jadi bila ingin rumah Anda dipenuhi kebahagiaan, teriakan, dan tangisan bayi sudah saatnya untuk segera memiliki momongan setelah Anda dan pasangan resmi menjadi pasutri.
Waktu yang tepat
Ketika kedua pasangan yang dimabuk cinta sepakat memegang teguh komitmen menuju jenjang pernikahan, maka ini merupakan waktu yang tepat untuk membawa hubungan percintaan menjadi lebih intim dan sah di mata semua pihak. Apalagi bila keluarga telah memberikan dukungan, maka tak perlu menunggu waktu lama lagi untuk mewujudkannya.
Perayaan
Pernikahan tidak hanya kebahagian yang dirasakan oleh sepasang kekasih, tetapi dalam sebuah pernikahan terdapat kebahagiaan yang disebarluaskan pada banyak pihak.
Keluarga, kerabat dekat, tamu undangan, turut merasakan momen yang membahagiakan dalam sebuah pernikahan. Karena itu dalam perayaan sebuah pernikahan, amat berperan penting untuk merasakan kebahagiaan yang disebarkan oleh sepasang pengantin.
No comments:
Post a Comment