Friday, August 29, 2008

Perut Buncit? Ih...Malu Donk

Salah satu hal terpenting yang selalu diperhatikan dan dijaga oleh setiap perempuan adalah penampilan. Memiliki tubuh ramping dan indah memang selalu menjadi impian setiap perempuan agar terlihat lebih sempurna. Tapi seorang perempuan biasanya mulai mengalami masalah fisik dan psikis saat terjadi perubahan dalam tubuhnya. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi bentuk tubuh yang tidak seindah seperti masa remaja.

Penimbunan lemak pada beberapa bagian tubuh, pola hidup yang kurang sehat dan sebagainya akan membuat pinggang atau lingkar pinggang semakin membesar.

Sebuah riset yang dilakukan para peneliti belum lama ini menunjukkan, konsumsi minuman kedelai dapat memperbaiki penampilan perempuan. Dalam riset, perempuan yang mengonsumsi minuman kedelai secara teratur setiap hari selama tiga bulan, cenderung memiliki perut lebih ramping dibanding rekan mereka yang minum susu.

Hal ini dikarenakan kedelai mengandung isoflavon, yang strukturnya sama dengan estrogen dan menempel pada reseptor estrogen di lapisan lemak. Jadi, secara teori isoflavon pada kedelai dapat membantu mengatur metabolisme lemak tubuh. Dalam risetnya, sebanyak 18 perempuan, setengah dari jumlah tersebut diberi minuman shake dari kedelai setiap hari, sedangkan setengah lagi mengonsumsi milkshake yang mengandung protein casein.

Responden diminta meminum setengah takar minuman shake tersebut ketika sarapan dan setengah lagi saat makan malam. Mereka juga harus mengganti minuman sehari-hari dengan makanan lain guna mencegah penambahan berat badan.

Setelah tiga bulan berjalan, para peneliti menemukan bahwa perempuan yang meminum kedelai memiliki lingkar lemak perut lebih ramping daripada yang meminum susu. Meskipun kedua kelompok menunjukkan perubahan yang sama dalam berat dan lemak seluruh tubuh.

Peneliti menekankan bahwa mencegah penimbunan lemak pada usia paruh baya sangat penting artinya karena lemak yang berlebihan pada perut berkaitan dengan tingginya resiko mengidap diabetes dan penyakit jantung. Mereka juga berharap akan ada penelitian lanjutan untuk mengungkap potensi besar protein pada kedelai. Percaya atau tidak, silakan anda buktikan sendiri khasiatnya. Selamat mencoba.

No comments: