
Kepedulian masyarakat terhadap penyakit Demensia Alzheimer sampai saat ini masih rendah. Gejala dini penyakit ini sering terabaikan dan dianggap sebagai gejala pada lanjut usia yang wajar atau salah diagnosis. Pasien juga seringkali kurang menaruh perhatian pada gejala yang timbul serta menyangkal kondisinya sendiri.
Kegagalan mendiagnosis dini dapat mengakibatkan penanganan yang tidak tepat dan memberikan beban tambahan berupa beban ekonomi, sosial dan emosi pada penderita dan keluarga.
"Selain dukungan keluarga, peran pemerintah juga sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap penyakit Demensia Alzheimer dan mendukung program lanjut usia yang mandiri, seperti bentuk pelayanan dana pensiun dan penyediaan sarana bagi lansia lainnya," kata dr Suryo Dharmono, Divisi Psikiatri Geriatri Departemen Psikiatri FKUI/RSCM.
Gejala dini demensia Alzheimer antara lain gangguan memori yang mempengaruhi keterampilan pekerjaan; kesulitan melakukan tugas yang biasa dilakukan dan berbahasa; gangguan pengenalan waktu dan tempat; kesulitan mengambil keputusan yang tepat; kesulitan berpikir abstrak; salah meletakkan barang; perubahan mood dan tingkah laku; perubahan kepribadian serta kehilangan inisiatif.
Dalam menyongsong Hari Alzheimer Se-Dunia atau World Alzheimer’s Day yang diperingati setiap tahun pada tanggal 21 September, masyarakat dunia dihimbau untuk meningkatkan kepedulian terhadap demensia Alzheimer agar kualitas hidup pasien dan keluarga dapat ditingkatkan. Tema Hari Alzheimer Se-Dunia tahun ini adalah ‘No Time To Lose’, yang artinya adalah tidak ada waktu yang terbuang percuma bagi lansia.
Peringatan World Alzheimer’s Day di Indonesia didukung oleh Asosiasi Alzheimer Indonesia (AAzI) dan PT Eisai Indonesia. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah media edukasi. Event ini diharapkan menjadi salah satu upaya untuk membangun kepedulian akan kesehatan lansia di Indonesia, terutama untuk kesehatan otak mereka, mengingat jumlah lansia di Indonesia meningkat dari tahun ke tahun, demikian dikatakan dr. Samino, SpS (K), Ketua Umum AAzI.
No comments:
Post a Comment